Sabtu

bagaimana cara menjaga agar jantung agar tetap sehat


JIKA INGIN JANTUNG ANDA SEHAT, WASPADALAH TERHADAP BAHAYA KOLESTEROL

 

 BARANGKALI , TIDAK ADA di antara kita yang tidak kenal istilah kolesterol. Dan, mungkin juga banyak yang paham bahwa kadar kolesterol yang terlalu tinggi akan membuat tubuh rentan terserang penyakit JANTUNG KORONER. . Anda yang masih muda pun bisa dihantui kolesterol ini bila pola makan Anda sehari - hari tanpa pertimbangan yang sehat.

Kolesterol tidak semuanya jahat. Kolesterol dibedakan atas HDL yang bekerja memburu kolesterol dan menjadikan aliran darah bersih dan lancar. LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat. Kadar LDL yang meningkat akan menumpuk di sepanjang saluran pembuluh darah sehingga menyebabkan penyempitan dan penyumbatan. Akibatnya, jantung kesulitan memompa darah sehingga timbul rasa nyeri di dada dan pusing . Hal ini bisa menyebabkan serangan jantung. LDL juga bisa tinggi dari meningkatnya Trigliserida ( lemak dalam darah yang bisa merusak pembuluh darah arteri ).

Untuk menyiasatinya, jalani diet dan olah raga teratur sebagai strategi jitu untuk terhindar dari bahaya kolesterol. Tujuan dari diet adalah mengurangi sebanyak mungkin penyempitan pembuluh darah arteri karena pengendapan LDL di sepanjang dinding arteri. Pengurangan setiap 1 % kolesterol LDL bisa menurunkan resiko penyakit jantung sebanyak 2 - 3 %. Olah raga teratur berguna memaksimalkan kesehatan jantung , meningkatkan kadar HDL dan menurunkan kadar Trigliserida.

Tak perlu menunggu usia bertambah ,jika terlalu lama, bukan tidak mungkin Anda sudah mengalami kerusakan arteri selama 20 tahun atau lebih. Berikut strategi yang bisa membantu Anda menurunkan kadar LDL ( kolesterol jahat ).

1. TURUNKAN BERAT BADAN YANG BERLEBIH

Untuk mengetahui berat badan normal , pakai rumus yaitu berat badan badan normal bergantung pada Indeks Masa Tubuh yang berkisar antara 18,5 - 25. ( IMB = Berat badan ( Kg ) : Tinggi Badan ( m ) ). Kolesterol tinggi biasanya lebih banyak dialami oleh orang yang kelebihan berat badan , tetapi orang yang dengan berat badan tidak gemuk / kurus kemungkinan juga bisa mengidap kolesterol tinggi namun jarang terjadi. Untuk orang yang kelebihan berat badan , lakukan program penurunan berat badan perlahan - lahan dan mengurangi makanan yang bisa meningkatkan kadar kolesterol.

2. LEBIH BAIK OLAH RAGA SECARA TERATUR

Olah raga selain menjadikan Anda lebih langsing dan fresh, tapi juga secara langsung akan berdampak pada penurunan kadar kolesterol jahat dalam darah. Bahkan, meski berat badan tidak turun sekalipun, olah raga dapat meningkatkan HDL dan menurunkan LDL. Jalani diet rendah lemak dan olah raga jogging atau bersepeda setiap hari.

3. PILIH LEMAK TAK JENUH

Semua produk susu full cream serta hasil olahannya, daging merah rendah lemak, kulit unggas, santan kelapa, dan mentega paling banyak mengandung lemak jenuh yang berperan meningkatkan kadar LDL. Oleh karena itu, untuk terhindar dari penyakit jantung koroner maka perbanyaklah mengkonsumsi lemak tak jenuh yang dapat menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kadar HDL. Lemak tak jenuh terdapat pada ikan, sayur, buah dan minyak zaitun, minyak canola, kenari, almond dan alpokat.

4. KURANGI KONSUMSI GULA DAN ROTI PUTIH

Ada yang beranggapan bahwa untuk menurunkan kolesterol yaitu dengan cara mengurangi asupan lemak dan mengkonsumsi karbohidrat lebih yang diperoleh dari gula putih atau roti. Memang di satu sisi, cara ini bisa menurunkan kadar kolesterol , tetapi di lain sisi kadar HDL akan menurun dan Trigliserida melonjak naik. Perlu Anda tahu, rendahnya HDL dan tingginya Trigliserida merupakan dua faktor pemicu penyakit jantung yang lebih banyak dialami wanita daripada laki - laki. Oleh karena itu, kurangi konsumsi karbohidrat olahan seperti tepung terigu dan gula putih, pilih karbohidrat yang mengandung serat tinggi yaitu pada buah - buahan, biji - bijian dan kacang - kacangan.

5. HINDARI LEMAK TRANS

Lemak trans adalah lemak tidak jenuh yang mengalami proses hidrogenasi ( pengolahan untuk menjadikan awet produk minyak sayur atau lainnya ). Waspada bahwa lemak trans banyak terdapat pada crackers, cereal, makanan yang dipanggang / dibakar, makanan beku, makanan siap saji yang digoreng ). Sayangnya, banyak konsumen yang tidak mengetahui bahwa makanan yang disantap mengandung lemak trans atau tidak, karena tidak adanya kewajiban bagi produsen untuk mencantumkan kandungan lemak trans pada kemasan. Pertimbangkan dan waspada jika ada produk kemasan tercantum tulisan partially hydrogenated.

6. CERMATI ASUPAN KOLESTEROL.

Untuk mengurangi kolesterol , kurangi konsumsi lemak tak jenuh, lemak hewani dan lemak trans. Normalnya, kita mengkonsumsi kolesterol kurang dari 300 mg setiap hari. Akan tetapi, jika Anda melakukan program diet dimana masih diperbolehkan ( asal tidak berlebihan ) makan 90 gr udang ( 129 kolesterol ) telur ( 213 mg ) dalam menjaga kesehatan jantung.

7. KONSUMSI BUAH, KACANG - KACANGAN, GANDUM YANG SERATNYA LARUT
DALAM AIR


Setiap gram serat dari buah apel, jeruk lemon, jeruk nipis yang dikonsumsi setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol sebanyak 2 mg. Untuk mengurangi resiko penyakit jantung maka seringlah mengkonsumsi kacang - kacangan.

8. STOP MEROKOK

9. RELAKS

Kadar kolesterol akan tinggi jika Anda mengalami stress / ketegangan dalam pikiran . Oleh karena itu, lakukan relaksasi dengan cara seperti meditasi, yoga , refreshing ( melihat pemandangan alam yang sejuk, hijau, dan indah ) untuk mengurangi kadar kolesterol LDL.

10. KONSULTASI KE DOKTER

Tingkat LDL dalam tubuh sebaiknya kurang 100 mg/dl. Berapapun usia Anda, jika kadar LDL mencapai 190 mg/dl atau lebih , segera berobat ke dokter dan jalani program hidup sehat seperti yang dianjurkan oleh para ahli - ahli kesehatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar